CURHATKU UNTUK KELUARGA “TI A”

BISMILLAHTidak terasa ternyata kita satu keluarga di TI A sudah hampir satu tahun. Tetapi sampai saat ini aku belum menemukan kebersamaan diantara kita semua. Terkadang aku iri dengan kekompakan tetangga kita yaitu TI B, dia sering sekali kumpul bareng, setiap ada tugas pun mereka bareng. Aku bicara seperti itu bukan berarti TI A tidak kompak, tetapi aku ingin lebih dan lebih kompak, kalau bisa menjadi keluarga TI yang terkompak 🙂  Setiap mau pergi kemana-mana, mereka jarang sekali mempermasalahkan uang karena tidak bisa ikut. Kenapa kok bisa begitu ?? Karena mereka mempunyai tabungan, ya tabungan atau sering di sebut UANG  KAS.

UANG KAS. Kelas TI A juga sudah sering membahasnya tetapi sampai saat ini belum juga action, uang kas itu nantinya juga untuk kita semua. Di saat kita ada tugas atau materi yang perlu di fotocopy kita tidak perlu mengeluarkan dana lagi. Yang lain bisa kenapa kita tidak bisa ? Aku ingin sekali uang kas itu diadakan, jangan terlalu dipermasalahkan untuk siapa yang menjadi bendaha, jangan dipermasalahkan bisa atau tidaknya, jangan dipermasalahkan juga yang dulunya ketika SMA dari IPA, karena anak IPS itu cenderung bisa pembukuuan. Masalah itu jangan menjadi halangan kita untuk  menjalankan uang kas.

Yang memegang uang tidak harus perempuan, laki-laki juga bisa kan, bisa Kang Arif, Bisri, dan masih banyak lagi yang lainnya, atau bisa juga aku ..hee…hee.. asalkan dapat dipercaya, dan setiap Minggunya ketika teman-teman membayar uang kas, yang pegang uang itu perlu memberi tahu sudah berapa uang yang dikumpul.

Oh, ya aku juga ingin seperti kelas TI B, maaf sebelumnya dari tadi kok membahasnya TI B terus, bukan apa-apa, aku cuma ingin kekompakannya kelas TI A seperti mereka bahkan lebih. Aku ingin kumpul-kumpul di setiap Minggunya cukup satu kali saja, tidak harus di kampus, tetapi di luar kampus juga bisa, tidak perlu di tempat makan, yang penting kumpul saja.

Aku juga baru tahu, kemarin malam dapat cerita dari Sulis (TI B), ternyata ketika dia kumpul di luar kampus itu pernah juga di jembatan kalicode, ya yang geratisan saja yang penting kumpul, tetapi yang beda itu, dari mahasiswa itu di bentuk siapa panitia yang akan memimpin rapat ketika kumpul itu. Mereka membahas untuk kedepannya, entah itu untuk main-main, kumpul-kumpul, jalan-jalan dan yang lainnya. Dan yang berneda lagi yaitu, sebelum kumpul-kumpul itu ada salah satu mahasiswa yang membuat surat supaya kumpul di hari apa dan dimana.

Kita juga bisa tanpa surat demikian, yang penting kita kompak, mereka juga mau membuat kaos. Kita juga jangan sampai kalah, masalah uang itu belakangan, sekarang aku pengennya kompak saja dulu. Kalau mau membuat kaos atau jaket, kita bisa mengumpukan urang sedikit demi sedikit dari sekarang mudah-mudahan tercapai niatkan saja dari sekarang.

Sebentar lagi kan kita sudah masuk bulan Ramadhan, setidaknya aku ingin di awal puasa itu kita mengadakan buka puasa, buka puasa itu tidak perlu di tempat yang mewah-mewah yang penting itu niatnya. Dan disitu nantinya juga kita membahas acara yang nantiya setelah masuk mau ada acara apa.

Aku ingin sekali TI A itu benar-benar menjadi keluarga yang berjuang bersama-sama meraih cita-cita.

Karena Allah kita semua sukses..aamiin,,

Sahabatmu

ean

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s