Dosenku Pecinta Vespa

Piaggio_Vespa_GL_fronte

Eny Prawasti Handayani, S.Pd., M.Si, itulah nama dosen ku di kampusku. Ketika semester satu aku belum tahu bagaimana orangnya, kebetulan beliau mengajar mata kuliah FISIKA. Waduh aku mendengan nama mata kuiahnya juga sudah tidak suka, karena dari semenjak kelas X SMA aku tidak suka pelajaran fisika. Makannya ketika kelas XI aku ngambil IPS bukan IPA. Dan akhirnya aku menjadi anak sosial 🙂

Kebetulan ketika aku kuliah aku mengambil jurusan Teknik Informatika, dan tanpa aku tahu sebelumnya ternyata bertemu dengan FISIKA dan aku pun langsung tidak suka. Ketika awal tahu ternyata dosen fisikaku itu menggunaka vespa, jadi teringat ketika di rumah dulu, aku sering menggunakan motor vesta punya teman. Waktu berjalan aku pun agak susah untuk mempelajari mata kuliah fisika itu.

Aku berusaha mencari solusi bagaimana caranya aku paham sedikit demi sedikit pelajaran fisika. UTS dan UAS pun terlewat dengan aku lumayan paham. Karena sebelum UTS aku pernah bertanya sama guru ngajiku bagaimana cara belajar pelajaran yang tidak aku sukai, guruku pun menjawab, “kamu harus menyukai pelajaran itu terlebih dahulu”, aku pun berusaha menyukai pelajaran itu dan mencoba belajar dengan teman kost ku Sulis, kebetulan dia dulunya dari IPA ketika SMA.

Semester dua aku mengambil mata kuliah Aljabar Linier, kebetulan dosennya tetap sama yaitu Bu Eny. Tetapi ketika semester dua aku merasakan beda, karena bu Eny suka memberi selingan di setiap pelajarannya itu, dengan membaca Al-Quran, cerita masa lalu bu beliau, dan ternyata beliau itu tidak cuma mempunyai vespa satu saja, tetapi tiga vespa.

Benar-benar dosenku itu pecinta vespa. Beliau mempunayi vesta tidak cuma satu teatapi tiga, ada vespa spesial, vespa sprin dan vespa PX. Dan beliau mempunyai banyak kenangan dari vespa tercintanya itu, beliau pernah nubruk bis, nyebur ke sawah. Dan beliau juga pernah berkata ketika mengajar di kelasku, “Ibu sangat senang kalau anak-anak saya bisa lebih dari saya, tidak seperti saya, saya itu tidak ada yang di banggakan. Saya cuma bisa fisika, tetapi cuma itu saja.

Pastinya masih banyak lagi kenangan beliau dengan vespanya, semoga kedepannya beliau bisa berbagi ceritanya lagi 🙂

ean

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s